Waspadai Cuaca Panas Ekstrem di Sragen Hingga November 2025
- Oleh : LPPL Buana Asri
- 21 Oktober 2025
- Dilihat 149 kali
Sumber : jabar.inews.id
SRAGEN - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca ekstrem akan melanda beberapa wilayah Indonesia, termasuk Kabupaten Sragen. Dimana, pada siang hari wilayah ini akan mengalami panas terik. Namun, masyarakat perlu waspada karena potensi hujan lebat dapat muncul pada sore hingga malam hari, yang bisa disertai petir dan angin kencang. Kondisi ini merupakan ciri khas cuaca pada periode transisi dari musim kemarau menuju musim hujan.
Pernyataan tersebut juga disampaikan oleh Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen, dr. Sri Subekti, M.Kes, saat ditemui Reporter Radio Buana Asri Sragen.
Diungkapkan bahwa peralihan musim pada Oktober membuat sebagian besar wilayah Indonesia mengalami cuaca sangat panas pada siang hari. Hal tersebut terjadi karena gerak semu matahari, di mana posisi matahari berada di selatan ekuator. Ditambah lagi, pengaruh Monsun Australia meningkatkan pemanasan udara yang membawa angin kering, serta minimnya tutupan awan yang membuat sinar matahari langsung menyengat.
Akibatnya, suhu di Sragen bisa mencapai 38 derajat Celcius. Diprediksi, periode panas ini akan berlangsung sejak awal Oktober hingga awal November 2025.
Dampak dari cuaca panas ekstrem ini bisa beragam, mulai dari gangguan kesehatan seperti dehidrasi, kelelahan panas, hingga heatstroke, terutama pada anak-anak, lansia, dan pekerja lapangan.
Dalam kondisi tersebut, dr. Sri Subekti, M.Kes mengingatkan masyarakat untuk menghindari paparan sinar matahari terlalu lama. Gunakan pelindung seperti topi atau tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan, serta kenakan pakaian ringan yang dapat menyerap keringat.
Masyarakat juga diimbau untuk tetap menjaga kesehatan, memperbanyak minum air putih, dan mewaspadai tanda-tanda dehidrasi.









Assalamu Alaikum Wa Rahmatullahi Wa Barakatuh.