Obyek Wisata Sendang Kun Gerit mengembangkan program wisata edukasi

SRAGEN - Kendati menjadi objek wisata dengan jumlah pengunjung terbanyak di Kabupaten Sragen, Obyek Wisata Sendang Kun Gerit terus berinovasi mengembangkan berbagai wahana baru. Baru-baru ini, Sendang Kun Gerit meluncurkan program wisata dan edukasi untuk mendukung kegiatan ekstrakurikuler para siswa sekolah.

Program tersebut meliputi pelatihan pembuatan snack tradisional Sragen di Pabrik Makanan Ringan Bhakti Buki Sukowati (BBS) serta wisata edukasi kambing perah Sapera.

Direktur BUMDes Sumber Rejeki Jatibatur, Gemolong, Sragen, Sugiman Totok, menjelaskan bahwa program wisata dan edukasi ini dirancang untuk menunjang kurikulum baru di sekolah-sekolah. Sasarannya adalah pelajar SD, SMP, SMA, hingga masyarakat umum.

“Pabrik Snack BBS ini merupakan holding company dari Sendang Kun Gerit. Kami menawarkan wisata pengenalan produk pengolahan hasil pertanian lokal, pelatihan keterampilan hidup (life skill) dalam pembuatan produk, pengalaman langsung, dan kerja sama tim,” terang Sugiman Totok.

Ia menambahkan, pabrik snack tersebut telah beroperasi selama tiga bulan terakhir. Produk yang dihasilkan antara lain jipang, marneng, kedelai stick, dan makaroni aneka rasa.

Produk-produk tersebut kini telah merambah pasar di berbagai daerah, seperti Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bali, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Pabrik BBS berdiri dengan dukungan modal dari BUMDes Sumber Rejeki, Sendang Kun Gerit, serta masyarakat Desa Jatibatur. Produksi seluruh varian snack per hari mencapai rata-rata 100 ball atau sekitar 10.000 pcs.

Baca Juga